Alhamdulillah, hari ini masih ada kesempatan untuk berbagi hikmah dari jagat maya. Pagi ini seperti biasa, aku menyortir pesan feed yang ada di facebook dengan cepat. Mengabaikan status-status semi curhat yang menjamur dan melirik beberapa status penuh motivasi maupun nasihat. Salah satu yang menarik perhatian pagi ini adalah notes seorang kawan yang merupakan re-post dari sebuah notes karya Ma’had Daarussunnah Al-Islamy Wangon.

Notes ini cocok buat sahabat-sahabatku yang masih belum diberikan kesempatan untuk menyempurnakan agamanya. Baik yang saat ini berstatus baru punya niat, tahap merencanakan sampai yang sudah proses menuju sebuah sunnah, yaitu MENIKAH. Pun yang sudah menikah cocok juga membaca artikel ini, agar semakin mantap dengan pilihannya (worship)

Selamat membaca…
Continue reading Ikhwan Narsis (Re-post)

Popularity: 20% [?]

Tags: ,

Kajian.net sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktifitas onlineku. Dari website ini lah aku bisa mendapatkan informasi mengenai islam secara lebih mendetil, secara lebih rinci lewat pembahasan-pembahasan oleh banyak Ustadz. Dari Ustadz A sampai dengan Z. Dari mulai materi aqidah, fiqih, manhaj, keluarga, rezeki, siroh, ibadah sampai tanya materi-materi yang sedang marak dibicarakan seperti terorisme. [...]

Sore sepulang kerja kemarin, saya diajak temen bermain badminton di ARMABAR. Deket sih dari kantor, tinggal nyebrang sudah sampai. Sebenarnya saya ada rencana ingin ke rumah kakak di Ciganjur, Jakarta Selatan. Berhubung minggu kemaren juga ndak datang badminton, akhirnya ya sud. Saya putuskan buat ikut badminton. Toh ke rumah kakak, bisa akhir minggu nanti.
Sore itu, [...]

Rencana untuk belajar URL Grabber sepertinya belum bisa kelakon (terwujud). Walhasil, aku masih menggunakan metode lama, manual . Dengan cekatan aku membuka halaman ceramah dan mengklik satu link ceramah salah satu ustadz. Kemudian dari berbagai judul yang ada aku rekap judulnya ke excell dan aku copy link downloadnya di notepad. Begitu seetiap pagi [...]

Nafasku masih terengah-engah ketika menghentakkan jemari ini. Jyah elah
Tapi beneran, nafasku emang terengah-engah. Tarikan nafasnya serasa berat, tak seperti biasanya. Kemungkinan karena tensiku masih rendah. Tak jauh dari angka 100. Fyuh… sebelumnya lebih parah, di bawah seratus. Padahal pas itu, aku pengen ikut program donor darah di kantor. Gara-gara gak lolos cek [...]