Ya Allah, terima kasih atas segala nikmat yang telah engkau limpahkan kepada hamba-Mu ini. Sunggah nikmat mana lagi yang hamba dustakan. Telah banyak nikmat yang Engkau berikan waktu demi waktu, dan yang hamba lakukan hanya ala kadarnya. Bahkan kadang hamba masih saja terperosok ke kubangan-kubangan maksiat yang menjauhkan hamba dari-Mu.

Ya Allah, andai kata air mata ini bisa terkucur. Ingin rasanya hamba menangis. Rindu rasanya bisa mencurahkan kebahagiaan ini dengan tetesan air mata. Air mata yang menjadi buah kedalaman rasa syukur hamba atas apa yang telah Engkau berikan. Tangisan yang menjadi pengantar curahatan hati hamba kepada-Mu. Merenyuh dalam hati. Ya Allah, ijinkan hamba menangis…

Entah kenapa, tiba-tiba aku ingin menangis. Iya, bener, menangis. Benar-benar mengekspresikan, rasa yang saat ini sedang aku rasakan. Di tengah kebekuan hati yang kadang mati rasa ini, pengen rasanya mengekspresikan kebahagiaan ini. Kebahagiaan yang hari demi hari semakin bertambah karena pemberian-Nya. Limpahan nikmat yang sampi detik ini aku nikmati, aku pakai, aku gunakan. Walau kadang masih saja aku mendurhakainya dengan banyak kedzaliman. Fyuh…..

Aku ingin bersyukur,
Aku ingin bersyukur, dan
Aku ingin bersyukur.
Karena sekali saja tak cukup untuk mengekspresikan semua ini.

Ya Allah, terima kasih. Alhamdulillah semua langkah berjalan begitu lapang. Jika memang ini jalan yang engkau pilihkan untuk hamba, Insya Allah hamba siap menerimanya. Hanya Engkaulah yang tahu mana yang terbaik untuk diri hamba, keluarga hamba, agama hamba, dan kehidupan setelahnya.

Aku lulus… (party)

Popularity: 5% [?]