<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kuro! 3x &#187; Islam</title>
	<atom:link href="http://camagenta.web.id/category/islam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://camagenta.web.id</link>
	<description>Be Good by Doing Good</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 May 2010 01:31:27 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ikhwan Narsis (Re-post)</title>
		<link>http://camagenta.web.id/ikhwan-narsis-re-post.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/ikhwan-narsis-re-post.log#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 01:28:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[nikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, hari ini masih ada kesempatan untuk berbagi hikmah dari jagat maya. Pagi ini seperti biasa, aku menyortir pesan feed yang ada di facebook dengan cepat. Mengabaikan status-status semi curhat yang menjamur dan melirik beberapa status penuh motivasi maupun nasihat. Salah satu yang menarik perhatian pagi ini adalah notes seorang kawan yang merupakan re-post dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, hari ini masih ada kesempatan untuk berbagi hikmah dari jagat maya. Pagi ini seperti biasa, aku menyortir pesan feed yang ada di facebook dengan cepat. Mengabaikan status-status semi curhat yang menjamur dan melirik beberapa status penuh motivasi maupun nasihat. Salah satu yang menarik perhatian pagi ini adalah <a href="http://www.facebook.com/notes/-shofiyah-sofi-bintu-baderi-/ikhwan-narsis-repost/388158768869">notes seorang kawan</a> yang merupakan <em>re-post</em> dari sebuah notes karya <strong>Ma’had Daarussunnah Al-Islamy Wangon</strong>.</p>
<p>Notes ini cocok buat sahabat-sahabatku yang masih belum diberikan kesempatan untuk menyempurnakan agamanya. Baik yang saat ini berstatus baru punya niat, tahap merencanakan sampai yang sudah proses menuju sebuah sunnah, yaitu <a href="http://camagenta.web.id/podcast-nikah.log">MENIKAH</a>. Pun yang sudah menikah cocok juga membaca artikel ini, agar semakin mantap dengan pilihannya  <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/(worship).gif' alt='(worship)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selamat membaca&#8230;<span id="more-411"></span></p>
<p>Ada sebuah kisah yang diceritakan kepada penulis melalui sebuah pesan singkat, “Banyak teman-teman akhwat ana yang mengeluhkan ikhwan yang hanya melihat dari segi fisik daripada din, padahal mereka udah paham din, walau memang dibolehkan dalam syari’at (tentang) hal tersebut namun, tidakkah akhlak (dan) agama menjadi sebuah pertimbangan? Teman-teman ana kini banyak yang meminta dicarikan (calon pendamping hidup) ikhwan, usia mereka banyak di atas 25 tahun, haruskah mereka mendapatkan suami yang pemahaman agamanya minim? Kadang ana sangat “miris” melihat ikhwan yang “aneh” dalam mencari calon istri yang sudah mengenal manhaj salaf, teman anapun yang ikhwan yang sudah faham agama dan ingin ana ta’arufkan dengan teman akhwat ana, perkataan yang pertama kali ia (ikhwan) tanyakan kepada ana…”Akhwatnya cantik tidak??”</p>
<p>Ada juga ikhwan yang pernah menyampaikan suatu hal kepada penulis untuk dicarikan seorang calon istri,”Akhi tolong dong ana dicarikan akhwat yang sudah bermanhaj salaf, kalau bisa yang putih, tingginya sekian dan yang bertubuh ramping..! Penulis jawab, ”Mas, ente mau cari calon istri seperti pesan makanan di restoran aja! Lha ente sendiri apa sudah punya kriteria sepadan seperti yang ente daftarkan tadi?” Ikhwan tersebut lalu tersipu dan tersenyum malu.</p>
<p>Tabiat “<em>perfect syndrome</em>” (keinginan untuk mendapatkan seseuatu hal yang sempurna), memang masih menjadi bagian dari tabiat dasar kehidupan manusia, ambil contoh ketika seorang ikhwan mau membeli motor baru, ketika sudah sampai di dealer motor dan ditawarkan untuk memilih salah satu dari jejeran puluhan motor baru dengan jenis yang sama, ikhwan tadi masih kebingungan untuk memilih motor yang terbaik dari puluhan motor tersebut, sampai dibela-belain nungging kesana kemari untuk mengecek ada bagian yang cacat atau tidak, walaupun hal demikian sah-sah saja tetap saja membuat penulis geleng-geleng kepala, ”Wan! (kebiasaan penulis memanggil semua ikhwan dengan memotong bagian belakang kata ikh-wan, dengan sebutan “wan” saja), ente kan tahu ini motor baru semua, kok sampai jungkir balik begitu milihnya?” jawab ikhwan tadi, ”Afwan akhi, mau cari yang terbaik di antara yang baik..!” Penulis berfikir dalam hati, “Lha namanya motor bagian terpenting kan mesinnya, lha wong semua motor baru, kan pasti masih ces-pleng semua.” Penulis hanya senyum-senyum saja menanggapi alasan ikhwan muda ini…</p>
<p>Apalagi di dalam memilih calon pendamping hidup yang akan mendampingi hari-harinya selama sisa masa hidupnya, seorang ikhwan kadang mencapai derajat “<em>hyper perfect syndrome</em>”, dengan minta dicarikan seorang akhwat dengan syarat-syarat yang bisa masuk kategori “mission impossible” bagi penulis untuk mencarikannya, memangnya mudah “nemu” akhwat dengan kriteria yang sempurna bak bidadari! Padahal derajat seorang muslimah yang shalihah lebih tinggi dari pada seorang bidadari di surga kelak. Mulai dari pertanyaan putih apa tidak? Tingginya berapa? Berat badannya berapa? Sudah bekerja atau tidak? Jerawatan atau tidak, kira-kira mirip artis siapa? ….STOP! ente cari sendiri saja wan! Penulis tidak mau terlibat sama yang beginian! Tidak mungkin penulis mau jadi detektif fisik seorang akhwat, petugas sensus saja tidak sebegitunya!</p>
<p>Fenomena “narsis” di kalangan ikhwan, bisa dibilang kalau tidak memalukan lalu mau dibilang apalagi? Kadang hanya perkara nama yang terdengar “kampungan” saja bisa membuat seorang ikhwan mundur dari bursa perjodohan dadakan ini. Padahal mereka memahami hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim :</p>
<p><strong>“Wanita dinikahi karena empat perkara : Karena hartanya, kecantikannya, kedudukannya, dan agamanya. Pilihlah yang taat agamanya (kalau tidak) niscaya engkau akan merugi.” [“Taribat Yadaka, artinya tanganmu akan terpacak ke tanah, ini merupakan kinayah (arti kiasan) dari kefakiran]</strong></p>
<p>Seharusnya seseorang ikhwan yang mempunyai kehormatan dan akal bijak akan menjadikan seorang akhwat yang taat beragama sebagai “target utama” dan pengharapannya, karena keelokan akhlak akan lebih permanen dibandingkan kecantikan fisik, karena kecantikan hanyalah setebal kulit, jika kulit ini tidak ada hanya gumpalan daging dan tulang apa ikhwan masih mau menerimanya?</p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mendorong para calon suami agar memilih wanita yang shalihah, dan beliau menjelaskan bahwa wanita yang shalihah adalah sebaik-baik kesenangan dunia, Imam Muslim meriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amru bin Al-Ash radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :”Dunia adalah kenikmatan dan sebaik-baik kenikmatan duani adalah istri yang shalihah.”</p>
<p>Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata dalam kitab beliau Syarah Al-Mumti’, bahwa wanita yang taat beragama akan membantunya dalam mentaati Allah Subhanahu wa Ta’ala danakan mengurus dengan baik tugas-tugasnya dalam mendidik anak-anaknya serta akan menjaga dirinya ketika ia tidak ada. Lain halnya dengan wanita yang tidak taat beragama, wanita itu akan menyusahkan di kemudian hari.</p>
<p>Ya ikhwan, seorang istri yang cantik, walaupun juga berhiaskan kosmetik yang mahal, kalau setiap hari menyerupai bemo (cemberut terus) tidak akan nyaman juga dilihat, kecantikan tidak bisa dinilai dari fisik, karena mereka (para akhwat yang taat beragama dan memelihara kehormatannya) lebih baik dari pada wanita-wanita yang mengumbar auratnya walaupun kecantikan mereka menarik hatimu.</p>
<p>Ada seorang ikhwan yang beralasan dengan,”Bahwa akhwat yang cantik akan lebih menambah kecintaan dan ketentraman rumah tangga.” Apakah engkau akan mengaku bahwa engkau adalah seseorang yang ber ‘ittiba kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mentaati sunnah-sunnah beliau, padahal perkataan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam,” Pilihlah yang taat agamanya (kalau tidak) niscaya engkau akan merugi.” Telah engkau lempar ke dinding, sehingga kecantikan wajah menjadi prioritas nomor satu dibanding ketaatan beragama seorang akhwat?</p>
<p>Sehingga banyak akhwat yang telah memiliki usia yang lebih dari cukup untuk menikah, hanya karena penampilan fisik yang kurang berkenan di hati seorang ikhwan (yang kadang standarnya ketinggian), harus rela melajang untuk waktu yang lama, sehingga kerusakan di dalam agama Islam semakin terbuka lebar, dan syaithan semakin mempunyai peluang mengajak manusia mengikuti langkah-langkahnya, mau tahu alasannya?</p>
<p><strong>PERTAMA </strong>Jika seorang ikhwan lebih memprioritaskan kecantikan, maka dia akan cenderung memilih akhwat yang kurang ketaatannya dalam agama karena kecantikan akhwat tadi mempesonakan matanya dengan alasan dia akan mampu mendidiknya, dalam fase ini muncul kesombongan dalam hati si ikhwan. Padahal sesuai sunnah yang menjadi prioritas adalah ketaatan agama.</p>
<p><strong>KEDUA </strong>Karena seorang ikhwan lebih memprioritaskan kecantikan akhirnya dia akan lebih lama mendapatkan istri, sehingga akan membuka peluang lebih besar bagi syaithan untuk merusak kehormatannya karena lamanya membujang, dan juga kehormatan seorang akhwat yang taat beragama terpaksa harus menikah dengan laki-laki yang minim pemahaman agamanya karena tidak ada ikhwan yang mau menikah dengannya. Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :</p>
<p>“Ada tiga golongan manusia yang berhak mendapat pertolongan Allah: (1) mujahid fi sabilillah (orang yang berjihad di jalan Allah), (2) budak yang menebus dirinya supaya merdeka, dan (3) orang yang menikah karena ingin memelihara kehor-matannya.” [Hadits hasan: Diriwayatkan oleh Ahmad (II/251, 437), an-Nasa'i (VI/61), at-Tirmidzi (no. 1655), Ibnu Majah (no. 2518), Ibnul Jarud (no. 979), Ibnu Hibban (no. 4030, at-Ta’liiqatul Hisaan no. 4029) dan al-Hakim (II/160, 161), dari Shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. At-Tirmidzi berkata, “Hadits ini hasan.”]</p>
<p><strong>KETIGA </strong>akan menyebabkan berkurangnya generasi islam yang shalih dan shalihah, karena : 1) seorang akhwat yang dinikahi laki-laki yang minim pemahaman agamanya atau ahli bid’ah akan kalah dominan pengaruhnya dalam pendidikan anak-anaknya, dalam memilih sekolah, dan kegiatan kebid’ahan yang lain. 2) karena banyak akhwat yang terlambat menikah maka peluang untuk memperbanyak keturunan yang shalih dan shalihah akan berkurang padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :</p>
<p>“Menikah adalah sunnahku. Barangsiapa yang enggan melaksanakan sunnahku, maka ia bukan dari golonganku. Menikahlah kalian! Karena sesungguhnya aku berbangga dengan banyaknya jumlah kalian di hadapan seluruh ummat….” [Hadits shahih lighairihi: Diriwayatkan oleh Ibnu Majah (no. 1846) dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha. Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 2383)]</p>
<p><strong>KEEMPAT </strong>kebiasaan “narsis” seorang ikhwan akan membuatnya panjang angan-angan dan dan suka berkhayal untuk mendapatkan seorang calon istri yang sempurna fisiknya, ikhwan yang lebih memprioritaskan kecantikan dalam pernikahannya adalah ikhwan yang mengutamakan hawa nafsu dari pada sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.</p>
<p>Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “”Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong). Maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).” (Al-Hijr:3)</p>
<p>Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat garis-garis lalu bersabda, “Ini adalah manusia, ini angan-angannya dan ini adalah ajalnya. Maka tatkala manusia berjalan menuju angan-angannya tiba-tiba sampailah dia ke garis yang lebih dekat dengannya (daripada angan-angannya -red).” Yakni ajalnya yang melingkupinya. [HR. Al-Bukhari (6418)]</p>
<p>Oleh karena itu wahai saudaraku para ikhwan, mereka wanita-wanita yang shalihah adalah pendamping yang terbaik bagimu, mereka adalah permata-permata yang tersembunyi yang jauh dari pandangan manusia, betapa banyak pernikahan yang menghasilkan kekecewaan saat kecantikan menjadi prioritas utama, cobalah engkau wahai saudaraku untuk menyimak kisah di bawah ini :</p>
<p>Dahulu Abdullah bin Rawahah radhiyallahu ‘anhu memiliki seorang budak wanita berkulit hitam. Hingga suatu saat ketika marah ia menamparnya kemudian ia menyesal dan mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu menceritakan hal itu kepada beliau. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Bagaimana ia wahai Abdullah?” Ia menjawab, “Wanita itu berpuasa, shalat, berwudhu dengan baik dan mengucapkan dua kalimat syahadat.” Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Ia adalah wanita mukminah.” Abdullah berkata, “Aku akan memerdekakannya dan akan menikahinya.” Lalu ia pun melakukannya. Kemudian ada sebagian orang dari kaum muslimin yang mencemoohnya, mereka mengatakan, “Ia telah menikahi seorang budak.” Dahulu mereka menikahi wanita-wanita musyrikin karena ingin mendapatkan kehormatan dari kedudukan mereka. Lalu turunlah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :</p>
<p>“Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik daripada wanita musyrik, walaupun dia menarik bagimu.” (QS Al-Baqarah : 221)</p>
<p>Ada yang mengatakan bahwa ayat ini turun berkenaan dengan Khansaa’ budak wanita hitam milik Hudzaifah al-Yaman radhiyallahu ‘anhu. Hudzaifah berkata kepadanya, “Hai Khansaa’ engkau telah disebut-sebut di kalangan malaikat yang tinggi, meskipun parasmu jelek dan kulitmu hitam, Allah telah menyebutmu dalam Kitab-Nya.” Lalu Hudzaifah memerdekakannya dan menikahinya.” [Al-Jami’ li Ahkaamil Qur’an, Al-Qurthubi (IV/7), Ibnu Katsir (I/307), dan Fathul Qadir (I/225)]</p>
<p>Wahai saudaraku ikhwani fillah, pilihlah wanita yang taat beragama walaupun wajahnya jauh dari harapanmu, karena ia akan menyenangkan pandanganmu kelak ketika engkau mengenali kecantikan akhlaknya, bukan seorang wanita yang memiliki kecantikan namun akan menyakiti pandanganmu ketika engkau mengenal akhlaknya, Istri shalihah adalah jannah kebahagiaan yang dapat melepaskan kesedihan yang engkau rasakan, embun yang senantiasa menyejukkan setiap ruangan dalam rumahmu, sesungguhnya wanita yang shalihah, bertaqwa, beriman dan wara’ akan menjadi seorang teman dan pendamping yang tidak akan terpisah dari setiap desah nafasmu… di dunia dan di akhirat.</p>
<p>Jazakumullahu khairan kepada penyumbang materi dan masukan tentang realitas dan fenomena “ikhwan narsis” ini, semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala merahmati antum semua.</p>
<p>Wallahu a’lam bishowab</p>
<p>( Taken from: note Ma’had Daarussunnah Al-Islamy Wangon )</p>
<p>taken from: http://www.facebook.com/note.php?note_id=409422142200&amp;id=100000669270378&amp;ref=mf</p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=411&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/ikhwan-narsis-re-post.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alhamdulillah, kajian.net sudah support RSS</title>
		<link>http://camagenta.web.id/alhamdulillah-kajian-net-sudah-support-rss.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/alhamdulillah-kajian-net-sudah-support-rss.log#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Apr 2010 23:08:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian.net]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=407</guid>
		<description><![CDATA[Kajian.net sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktifitas onlineku. Dari website ini lah aku bisa mendapatkan informasi mengenai islam secara lebih mendetil, secara lebih rinci lewat pembahasan-pembahasan oleh banyak Ustadz. Dari Ustadz A sampai dengan Z. Dari mulai materi aqidah, fiqih, manhaj, keluarga, rezeki, siroh, ibadah sampai tanya materi-materi yang sedang marak dibicarakan seperti terorisme. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Kajian.net">Kajian.net</a> sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktifitas onlineku. Dari website ini lah aku bisa mendapatkan informasi mengenai islam secara lebih mendetil, secara lebih rinci lewat pembahasan-pembahasan oleh banyak Ustadz. Dari Ustadz A sampai dengan Z. Dari mulai materi aqidah, fiqih, manhaj, <a href="http://kajian.net/ceramah-agama/7-problematika-keluarga">keluarga</a>, <a href="http://kajian.net/ceramah-agama/3-pintu-pintu-rezeki-ekonomi-islam-fiqih-hukum-perdagangan">rezeki</a>, <a href="http://kajian.net/ceramah-agama/17-sejarah-islam-sirah-nabawi-nabi-muhammad-kisah-sahabat-salafusshaleh-ceramah-mp3">siroh</a>, ibadah sampai tanya materi-materi yang sedang marak dibicarakan seperti <a href="http://kajian.net/ceramah-agama/15-terorisme-wahabi-wahabisme-demokrasi-daulah-jihad-islam-salafi-salafy">terorisme</a>. Sejauh yang aku tahu, web ini sudah menambung 113 pemateri. Artinya sudah ada <a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/">113 nama asatidz</a> yang masuk dalam daftar repo kajian di website ini. Entah sudah berapa jumlah file yang di simpan di web ini. Bulan kemaren saja tak kurang dari 3Giga file aku pindahkan dari PC kantor ke harddisk external. Rata-rata bisa jadi 1CD dalam sekali donlot.</p>
<p>Sungguh web ini menjadi media dakwah yang sangat menggembirakan buat umat muslim di Indonesia. Belajar islam menjadi mudah. Terutama buat antum semua yang masih terkendala untuk mengikut majelis ilmu secara langsung. Tentu kesibukan dunia, terutama dalam hal belajar maupun berkerja tidak harus membuat proses tholabul ilmi berhenti begitu saja.Di sela-sela perjalanan ke kantor misalnya, daripada nglangut di jalan. Bisa digunakan untuk mendengarkan podcast kajian yang sudah kita donlot dari web ini. Terlebih buat orang-orang yang bekerja di kota besar seperti di jakarta. Hampir bisa dikatakan, waktu banyak habis di jalan dengan percuma. Aku sendiri sempat mengalaminya.</p>
<p>Minggu ini, tanpa sadar aku mendapati ada sedikit perubahan di list kajian terbaru yang biasa ada di bagian bawah web kajian.net. Ada penggantian URL. Jika kita klik link kajian terbaru tsb, kita di arahkan pada file secara lansung. Aneh, formatnya menggunakan model ?p=xxx layaknya di wordpress. Tak selang beberapa hari, aku dapati di sudut kanan bawah, ada gambar boneka membawa koran dengan lambang RSS di sana. Alhamdulillah, akhirnya <a href="http://wp.me/pe5EO-6z">grundelanku soal fitur RSS</a> di web ini terwujud juga. Akhirnya team <a href="http://camagenta.web.id/tag/kajian-net">kajian.net</a> mengakomodir fitur RSS. Jadi nanti lebih mudah memantau, apakah ada new entry tidak di web ini. Jika ingin berlangganan, antum bisa meluncur ke<a href="http://kajian.net/kajian-audio/added/all/song/stats.xml"> alamat ini</a>.</p>
<p>Alhamdulillah, semoga fitur RSS ini dapat memudahkan kita semua. dan emoga semua team yang terlibat dalam kajian.net mendapatkan sebaik-baik balasan atas upayanya memberikan kemudahan buat kita semua dalam belajar Islam. Amin.</p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=407&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/alhamdulillah-kajian-net-sudah-support-rss.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>List download podcast kajian Ust Fariq Gasim Anuz di Kajian.net</title>
		<link>http://camagenta.web.id/list-download-podcast-kajian-ust-fariq-gasim-anuz-di-kajian-net.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/list-download-podcast-kajian-ust-fariq-gasim-anuz-di-kajian-net.log#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 01:43:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[kajian]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian.net]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[Rencana untuk belajar URL Grabber sepertinya belum bisa kelakon (terwujud). Walhasil, aku masih menggunakan metode lama, manual   . Dengan cekatan aku membuka halaman ceramah dan mengklik satu link ceramah salah satu ustadz. Kemudian dari berbagai judul yang ada aku rekap judulnya ke excell dan aku copy link downloadnya di notepad. Begitu seetiap pagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rencana untuk belajar URL Grabber sepertinya belum bisa kelakon (terwujud). Walhasil, aku masih menggunakan metode lama, manual  <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/bigsmile.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> . Dengan cekatan aku membuka halaman ceramah dan mengklik satu link ceramah salah satu ustadz. Kemudian dari berbagai judul yang ada aku rekap judulnya ke excell dan aku copy link downloadnya di notepad. Begitu seetiap pagi kurang lebih 1 jam. Sembari buka wawasan dengan membaca berita-berita.</p>
<p>Setiap pagi minimal satu Ustadz aku rekap. Untuk downloadnya, belum aku lakukan. Karena beberapa kajian memang sudah pernah aku download. Hanya saja, tersimpan acak-acak&#8217;an di komputer kantor, lapi dan harddisk external. Manajemen filenya kacau, jadi kadang suka dobel-dobel. Gak efisien banget. Ya semoga dengan di list ini, nanti list kajian yang ada semakin rapi. Sejauh ini, aku melakukan listing sendiri. Sempet salah satu temen mau bantu, tapi karena kerjaannya yang setumpuk aduk, akhirnya juga belum bisa start. Rencananya, dia memulai dari alfabet akhir dan aku mulai dari alfabet awal.</p>
<p><img class="aligncenter" title="kajian" src="http://kajian.net/images/banners/banner_160x125.jpg" alt="kajian" width="160" height="125" /></p>
<p>Hari ini giliran ceramah-ceramah dari Ust. Fariq Gasim Anuz yang aku list. Dari tabel list yang aku buat, beliau memiliki 8 judul materi yang sudah terupload di kajian.net. Total file 29 buah. Listnya bisa di download di akhir artikel ini. Berikut list materi beliau :</p>
<ol>
<li>Adab adab Islami	/ 6</li>
<li>Berbuat Baik &amp; Menjalin Silaturahmi	/ 1</li>
<li>Etika Bergaul	/ 5</li>
<li>Etika dalam Pergaulan	/ 4</li>
<li>Fiqih Nasehat	/ 4</li>
<li>Hajar Syar&#8217;i dan Batasan-batasannya	/ 4</li>
<li>Kaidah Syar&#8217;i dalam Menyikapi Fitnah	/ 4</li>
<li>Lidah Tak Bertulang	/ 1</li>
</ol>
<p>Okey, ini dia list downloadnya <a class="downloadlink" href="http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=1" title=" downloaded 55 times" >Ust. Fariq Gasim Anuz (55)</a></p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=400&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/list-download-podcast-kajian-ust-fariq-gasim-anuz-di-kajian-net.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SMS Mutiara Hikmah Penyejuk Hati dari Pustaka At-Tibyan</title>
		<link>http://camagenta.web.id/sms-mutiara-hikmah-penyejuk-hati-dari-pustaka-at-tibyan.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/sms-mutiara-hikmah-penyejuk-hati-dari-pustaka-at-tibyan.log#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 09:39:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[A-Tibyan]]></category>
		<category><![CDATA[SMS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=376</guid>
		<description><![CDATA[At-Tibyan bikin program baru! Kali ini bukan diskon besar-besaran seperti yang sudah mereka lakukan beberapa bulan terakhir. Saya sendiri berkesempatan membeli 1 paket promo cuci gudang akhir tahun kemaren. Lumayan potongannya 50%  
Ketika mendengar kata layanan SMS, yang ada dibayangan kita adalah layanan SMS yang terkadang menjadi lintah pulsa. Ya, beberapa layanan SMS yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>At-Tibyan bikin program baru! Kali ini bukan diskon besar-besaran seperti yang sudah mereka lakukan beberapa bulan terakhir. Saya sendiri berkesempatan membeli 1 paket promo cuci gudang akhir tahun kemaren. Lumayan potongannya 50% <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/(evil_grin).gif' alt='(evil_grin)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ketika mendengar kata layanan SMS, yang ada dibayangan kita adalah layanan SMS yang terkadang menjadi lintah pulsa. Ya, beberapa layanan SMS yang ada saat ini memang secara otomatis memotong pulsa kita. Gak tanggung-tanggung, ada yang sampai 2000/sms/hari. Jadilah pulsa kita cepat habis dikurasnya. Parah!</p>
<p><img class="alignleft" title="sms at-tibyan" src="http://an-naba.com/sms.png" alt="" width="180" height="375" />Tapi ada juga lho, layanan SMS yang murni gratis 100%. Walau kadang secara kontinuitas kalah jauh dengan model-model sms premium. Minimal exis lah. Model sms yang dulu sempat saya ikuti adalah sms tausiyah dari <a href="UstadzAris.com">UstadzAris.com</a> yang memberikan tausiyah secara gratis. Sederhana, hanya menggunakan nomer GSM biasa untuk broadcast ke member. Bukan menggunakan short number yang kadang cuman 3 atau 4 angka itu atau malah unique ID yang berupa nama. Seperti SMS-SMS yang dikirimkan oleh Operator seluler kita.</p>
<p>At-Tibyan sendiri sepertinya ingin semakin dekat dengan pembaca setianya. Maklumlah, di jaman yang sudah semakin ketat seperti ini, relasi dengan klien menjadi sebuah hal yang wajib dipelihara oleh sebuah instansi. Begitu juga dengan At-Tibyan. Program ini mungkin akan menjadi bentuk CSR yang ditawarkan oleh At-Tibyan untuk pembaca setianya dan juga pengunjung situs resminya. Dari konten sms yang ditawarkan memang ada juga info mengenai buku. Ya, mereka juga butuh promo kan <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/bigsmile.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berikut sekilas info materi yang akan dikirimkan via layanan ini :</p>
<ol>
<li>Hadits-hadits  Rasulullah yang shahih.</li>
<li>Taushiyah tazkiyatun nafs (penyucian jiwa)</li>
<li>Nasehat-nasehat kebaikan.</li>
<li>Info-info buku berkualitas dan bermutu.</li>
</ol>
<p>Program ini akan dimulai awal bulan besok. Tanggal 1 Maret 2010. Jika berminat bisa langsung daftar di web resminya di <a href="http://an-naba.com/sms/">http://an-naba.com/sms/</a>. Ato klik gambar di bawah. Tunggu apa lagi, buruan daftar  <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/(gym).gif' alt='(gym)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://an-naba.com/sms/sms-daftar/"><img class="aligncenter" src="http://an-naba.com/wp-content/uploads/2010/02/bismillah__sayadaftar_linkbutton.png" alt="daftar sms at-tibyan" width="300" height="63" /></a></p>
<p>FYI : info pertama kali saya dapat dari <a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=293123362568">Grup At-Tibyan Reader Community di Facebook</a>.</p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=376&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/sms-mutiara-hikmah-penyejuk-hati-dari-pustaka-at-tibyan.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berapa banyak ayat yang dapat antum hafal dalam 1 hari?</title>
		<link>http://camagenta.web.id/berapa-banyak-ayat-yang-dapat-antum-hafal-dalam-1-hari.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/berapa-banyak-ayat-yang-dapat-antum-hafal-dalam-1-hari.log#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 01:08:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[Saya langsung tertarik dengan judul pesan di atas ketika sedang mengecek inbox di fb. Pesan tersebut datang dari salah satu grup yang saya ikuti di fb, IPMB (Ikatan Mahasiswa Muslim Boyolali). Alhamdulillah dari grup tsb, secara rutin saya mendapat tausyiah. *walau tidak semua pesan saya baca*  
Coba sekarang kita tanyakan pada diri kita. Seberapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya langsung tertarik dengan judul pesan di atas ketika sedang mengecek inbox di fb. Pesan tersebut datang dari salah satu grup yang saya ikuti di fb, IPMB (<a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=198732230091">Ikatan Mahasiswa Muslim Boyolal</a>i). Alhamdulillah dari grup tsb, secara rutin saya mendapat tausyiah. *walau tidak semua pesan saya baca* <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/bigsmile.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Coba sekarang kita tanyakan pada diri kita. Seberapa jauh sih interaksi kita dengan Kitab yang menjadi tuntunan agama kita, Al Quran. **buat muslim** Apakah kita melakukan interaksi dengannya setiap hari. Membacanya, memahami maknanya, mentadaburi isinya, menghafal isinya, atau bagaimana? Pertanyaan ini yang tergelitik di pikirian ketika membaca pesan di atas.</p>
<p>Saya sendiri memang masih dalam taraf &#8220;terus mengusakan&#8221; untuk selalu membacanya minimal sehari sekali. Menyempatkan untuk duduk manis dan membaca ayat demi ayat, melantunkan dengan kegagapan yang kadang sering kali menghentikan bacaaan saya di tengah-tengahnya. Maklum saya memang belum tartil dalam membacanya. Modal membaca Al Qur&#8217;an yang saya dapat hanya sebatas pelajaran TPA ketika SD dulu. Alhamdulillah kala itu saya bisa sampai katam iqra&#8217; jilid 1-6 <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/(haha).gif' alt='(haha)' class='wp-smiley' /> . Selebihnya saya belum mendapat wadah yang bisa membuat bacaan saya semakin bagus. Kalau tak salah namanya tahsin. Beberapa kali kesempatan untuk mengikutinya saya lewatkan begitu saja. Baru terakhir-terakhir ini saya mendapat ajakan lagi oleh temen sekantor untuk ikut tahsin selepas kerja. </p>
<p>Kembali ke interaksi tadi. Jawaban dari pertanyaan di atas memang kembali ke diri kita masing-masing. Jaman memang sudah semakin padat. Kesibukan setiap pribadi semakin memampetkan jatah 24 jam, yang diberikan oleh Allah untuk kita. Porsi sama, tapi cara memanfaatkannya pasti berbeda satu sama lain. Barangkali kita lebih banyak waktu untuk berinternet ketimbang mendalami ilmu agama, lebih banyak membaca artikel-artikel di dunia maya ketimbang membaca ayat-ayat Al Qur&#8217;an, lebih banyak menghafal lirik lagu kesayangan ketimbang menghafat satu dua ayat Al Qur&#8217;an. Mungkin&#8230;</p>
<p>Faktanya, waktu kita memang banyak terforsir untuk kesibukan dunia kita. Apapun itu. Jika kita melakukan kalkulasi secara matematis penggunaan waktu kita, tentu kita akan sadar seberapa beruntungkah diri kita. Semoga artikel di bawah ini sedikit mengingatkan kita semua **termasuk saya** untuk sadar. Bahwa sebenarnya KITA BISA!!! Kita diberikan waktu untuk menghafalkannya. </p>
<p><span id="more-369"></span></p>
<blockquote><p>1. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 1 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 17 tahun, 7 bulan, 9 hari.</p>
<p>2. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 2 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 8 tahun, 9 bulan, 18 hari.</p>
<p>3. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 3 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 5 tahun, 10 bulan, 13 hari.</p>
<p>4. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 4 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 4 tahun, 4 bulan, 24 hari.</p>
<p>5. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 5 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 3 tahun, 6 bulan, 7 hari.</p>
<p>6. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 6 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 2 tahun, 11 bulan, 4 hari.</p>
<p>7. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 7 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 2 tahun, 6 bulan, 3 hari.</p>
<p>8. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 8 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 2 tahun, 2 bulan, 12 hari.</p>
<p>9. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 9 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 1 tahun, 11 bulan, 12 hari.</p>
<p>10. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 10 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 1 tahun, 9 bulan, 3 hari.</p>
<p>11. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 11 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 1 tahun, 7 bulan, 6 hari.</p>
<p>12. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 12 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 1 tahun, 5 bulan, 15 hari.</p>
<p>13. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 13 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 1 tahun, 4 bulan, 6 hari.</p>
<p>14. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 14 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 1 tahun, 3 bulan saja.</p>
<p>15. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 15 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 1 tahun, 2 bulan, 1 hari.</p>
<p>16. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 16 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 1 tahun, 1 bulan, 6 hari.</p>
<p>17. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 17 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 1 tahun, 10 bulan saja.</p>
<p>18. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 18 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 11 bulan, 19 hari.</p>
<p>19. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 19 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 11 bulan, 1 hari.</p>
<p>20. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 20 ayat (saja), maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 10 bulan, 16 hari.</p>
<p>21. Apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 1 halaman, maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 1 tahun, 8 bulan, 12 hari.</p>
<p>22. Dan apabila dalam sehari antum hanya sanggup menghafal 2 halaman, maka antum akan menghafal Al Qur’an seluruhnya selama 10 bulan, 6 hari saja</p></blockquote>
<p>sumber : <a href="http://masjidalmuhajirinwalanshar.or.id/index.php?mod=content&#038;act=read&#038;id=14&#038;menu_id=0">http://masjidalmuhajirinwalanshar.or.id/</a> via IPMB</p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=369&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/berapa-banyak-ayat-yang-dapat-antum-hafal-dalam-1-hari.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku ingin bersyukur</title>
		<link>http://camagenta.web.id/aku-ingin-bersyukur.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/aku-ingin-bersyukur.log#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 15:47:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[It's Me]]></category>
		<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=354</guid>
		<description><![CDATA[Ya Allah, terima kasih atas segala nikmat yang telah engkau limpahkan kepada hamba-Mu ini. Sunggah nikmat mana lagi yang hamba dustakan. Telah banyak nikmat yang Engkau berikan waktu demi waktu, dan yang hamba lakukan hanya ala kadarnya. Bahkan kadang hamba masih saja terperosok ke kubangan-kubangan maksiat yang menjauhkan hamba dari-Mu.
Ya Allah, andai kata air mata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya Allah, terima kasih atas segala nikmat yang telah engkau limpahkan kepada hamba-Mu ini. Sunggah nikmat mana lagi yang hamba dustakan. Telah banyak nikmat yang Engkau berikan waktu demi waktu, dan yang hamba lakukan hanya ala kadarnya. Bahkan kadang hamba masih saja terperosok ke kubangan-kubangan maksiat yang menjauhkan hamba dari-Mu.</p>
<blockquote><p>Ya Allah, andai kata air mata ini bisa terkucur. Ingin rasanya hamba menangis. Rindu rasanya bisa mencurahkan kebahagiaan ini dengan tetesan air mata. Air mata yang menjadi buah kedalaman rasa syukur hamba atas apa yang telah Engkau berikan. Tangisan yang menjadi pengantar curahatan hati hamba kepada-Mu. Merenyuh dalam hati. Ya Allah, ijinkan hamba menangis&#8230;</p></blockquote>
<p>Entah kenapa, tiba-tiba aku ingin menangis. Iya, bener, menangis. Benar-benar mengekspresikan, rasa yang saat ini sedang aku rasakan. Di tengah kebekuan hati yang kadang mati rasa ini, pengen rasanya mengekspresikan kebahagiaan ini. Kebahagiaan yang hari demi hari semakin bertambah karena pemberian-Nya. Limpahan nikmat yang sampi detik ini aku nikmati, aku pakai, aku gunakan. Walau kadang masih saja aku mendurhakainya dengan banyak kedzaliman. Fyuh&#8230;..</p>
<p>Aku ingin bersyukur,<br />
Aku ingin bersyukur, dan<br />
Aku ingin bersyukur.<br />
Karena sekali saja tak cukup untuk mengekspresikan semua ini.</p>
<p>Ya Allah, terima kasih. Alhamdulillah semua langkah berjalan begitu lapang. Jika memang ini jalan yang engkau pilihkan untuk hamba, Insya Allah hamba siap menerimanya. Hanya Engkaulah yang tahu mana yang terbaik untuk diri hamba, keluarga hamba, agama hamba, dan kehidupan setelahnya.</p>
<p>Aku lulus&#8230; <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/(party).gif' alt='(party)' class='wp-smiley' /> </p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=354&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/aku-ingin-bersyukur.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Podcast Nikah</title>
		<link>http://camagenta.web.id/podcast-nikah.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/podcast-nikah.log#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 23:06:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Podcast]]></category>
		<category><![CDATA[Projek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[Hmmm, lama-lama kok ya banyak juga podcast kajian yang udah saya donlot. Sampai bingung mana yang udah selesai tak dengarkan dan mana yang belum (LOL).
Bermula dari fakta tsb, muncullah ide buat membuat list podcast (rekaman) soal nikah dari berbagai sumber. Kebanyakan memang dari web kajian.net tempat saya biasa mendownload berbagai podcast soal agama Islam. Seolah-oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Hmmm, lama-lama kok ya banyak juga podcast kajian yang udah saya donlot. Sampai bingung mana yang udah selesai tak dengarkan dan mana yang belum (LOL).</p></blockquote>
<p>Bermula dari fakta tsb, muncullah ide buat membuat list podcast (rekaman) soal nikah dari berbagai sumber. Kebanyakan memang dari web kajian.net tempat saya biasa mendownload berbagai podcast soal agama Islam. Seolah-oleh saya sedang belajar dengan sistem Universitas Terbuka di sana. Bagaimana tidak, semua materi sudah tersedia di sana. Pembelajaran dilakukan secara mandiri, tidak ada tatap muka seperti kuliahan pada umumnya. Secara rutin materi-materi baru akan muncul di sana. Dan pembelajaran pun tak kan pernah berhenti. Satu yang disayangkan, ndak ada ujian di sana :) <del datetime="2010-01-28T10:58:33+00:00"><em>Lha kok malah curhat</em></del>.</p>
<p>Semoga dengan terlistnya rekaman-rekaman kajian ini bisa membuat rapi podcast-podcast yang saya download. Selain itu juga memudahkan rekan-rekan yang punya keperluan yang sama untuk mengunduh rujukan ilmu soal nikah. Insya Allah.</p>
<p><strong>Pra Nikah</strong></p>
<ol>
<li><a title="Saudaraku yang dirahmati Allah, saat ini sering kali kita mendengar istilah ta’aruf, yang identik dengan proses menuju pernikahan. Tapi apakah sebenarnya ta’aruf itu? Ta’aruf, secara makna berarti perkenalan, namun secara istilah adalah upaya pengenalan seorang muslim dengan calon pasangannya untuk menjajaki adanya keserasian diantara mereka agar bisa menjalani hubungan sebagai suami istri. Sumber : RadioMuslim.com" href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Umar%20Basyier/Ta'aruf%20Dulu%20Baru%20Nikah">Ta&#8217;aruf Dulu Baru Nikah</a> oleh Ust. Abu Umar Basyier</li>
<li><a href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20Sabiq/Nikah%20A-Z">Nikah A-Z</a> oleh Ust. Ahmad Sabiq</li>
<li><a title="Rekaman Bedah Buku PANDUAN LENGKAP NIKAH (Pembahasan Tuntas Mengenai hukum-hukum Seputar Pernikahan Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah) yang disampaikan oleh Al Ustadz Al Fadhil Abu Zubair Al Hawariy, Lc. hafizhahullahu ta’ala di Masjid Raya Karanganyar. Sumber : salafiyunpad.wordpress.com" href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Zubeir%20al-Hawaary/Panduan%20Lengkap%20Nikah">Panduan Lengkap Nikah</a> oleh Ust. Abu Zubeir al-Hawaary</li>
<li><a href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Adab%20Walimah%20dalam%20Islam/">Adab Walimah dalam Islam</a> oleh Ust. Armen Halim Naro</li>
<li><a href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Zubeir%20al-Hawaary/Di%20Ambang%20Pintu%20Pernikahan">Di Ambang Pintu Pernikahan</a> oleh Ust. Abu Zubeir al-Hawaary</li>
<li><a href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar/Nikah%20dan%20Memakmurkan%20Alam">Nikah dan Memakmurkan Alam</a> oleh Ust. Abu Haidar</li>
<li><a href="http://manhaj.or.id/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Thoharo/Menyelam%20ke%20Samudera%20Pernikahan">Menyelam ke Samudera Pernikahan</a> oleh Ust. Muhammad Thoharo</li>
<li><a href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Hak%20%2526%20Kewajiban%20Suami%20Istri">Hak &amp; Kewajiban Suami Istri</a> oleh Ust. Armen Halim Naro</li>
<li><a href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas/Bingkisan%20Istimewa%20menuju%20Keluarga%20Sakinah">Bingkisan Istimewa menuju Keluarga Sakinah</a> oleh Ust. Yazid Jawas</li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Badrusalam/Bekal%20Menuju%20Pernikahan">Bekal Menuju Pernikahan</a> oleh Ust. Badrussalam</li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mahful%20Safaruddin/Indahnya%20Menjadi%20Pengantin">Indahnya Menjadi Pengantin</a> oleh Ust. Mahful Safaruddin</li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mahful%20Safaruddin/Kiat%20Sukses%20Mempersiapkan%20Keluarga%20Bahagia">Kiat Sukses Mempersiapkan Keluarga Bahagia</a> oleh Ust. Mahful Safaruddin</li>
</ol>
<p><strong>Pasca Nikah</strong></p>
<ol>
<li><a title="Adaabuz Zifaaf" href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar/Adab%20Malam%20Pertama%20Dalam%20Sunnah%20Yang%20Suci">Adab Malam Pertama Dalam Sunnah</a> oleh Ust. Abu Haidar</li>
<li><a href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Na'im/Membina%20Keluarga%20Sakinah">Kiat-Kiat Membina Keluarga Sakinah</a> oleh Ust. Muhammad Na’im, Lc.</li>
<li><a href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Solusi%20Permasalahan%20Rumah%20Tangga">Solusi Permasalahan Rumah Tangga</a> oleh Ust. Armen Halim Naro, Rahimahullah</li>
<li>
<div id="_mcePaste"><a href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/Pendidikan%20Anak%20Dalam%20Islam">Pendidikan Anak Dalam Islam</a> oleh Ust. Abdullah Saleh Hadrami</div>
</li>
<li><a href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Bagaimana%20Mendidik%20Anak">Bagaimana Mendidik Anak</a> oleh Ust. Armen Halim Naro, Rahimahullah</li>
<li><a href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Hak%20%2526%20Kewajiban%20Orang%20Tua%20dan%20Anak">Hak &amp; Kewajiban Orang Tua dan Anak</a> oleh Ust. Zainal Abidin Syamsudin</li>
<li><a href="http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas/Jagalah%20Dirimu%20dan%20Keluargamu%20dari%20Api%20Neraka">Jagalah Dirimu dan Keluargamu dari Api Neraka</a> oleh Ust. Yazid Jawas</li>
</ol>
<p><strong>Referensi</strong></p>
<ol>
<li><a href="http://www.kajian.net/bagian/1-kajian/7-problematika-keluarga.html">Problematika Keluarga</a>, <a href="http://www.kajian.net">Kajian.net<br />
</a></li>
</ol>
<p><strong>Catatan<br />
<span style="font-family: 'Lucida Grande', Verdana, Arial, 'Bitstream Vera Sans', sans-serif; font-weight: normal; white-space: pre-wrap;">Beberapa mp3 dari situs lain yang sudah ada di kajian.net saya arahkan downloadnya ke kajian.net untuk kemudahan. Post ini akan terus diupdate jika ditemukan materi lain yang terkait.</span></strong></p>
<p>Last update : 16-04-2010 by <a href="http://camagenta.web.id">Kuro!</a></p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=288&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/podcast-nikah.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Qodarullah, mereka belum diberikan jalan</title>
		<link>http://camagenta.web.id/qodarullah-mereka-belum-diberikan-jalan.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/qodarullah-mereka-belum-diberikan-jalan.log#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 18:37:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Ta'aruf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Ya Allah&#8230; sungguh, memang, semua yang ada di dunia ini sudah ditetapkan oleh-Mu, tidak seorang pun tahu bagaimana hasil usaha yang telah dia lakukan. Karena kita sebagai manusia hanya bisa berusaha, selebihnya ikhtiar semoga Allah memberikan yang terbaik untuk kita. Dan jika memang Allah berkehendak, akan dibukakan jalan untuk kita. Tapi jika memang Allah belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 154px"><img title="Ta'aruf" src="http://lh4.ggpht.com/_BPIgpAXDKxo/S1X6fsq4FKI/AAAAAAAACEM/TiBG8CjRBdI/s144/love.jpg" alt="Tahukan?" width="144" height="96" /><p class="wp-caption-text">Ta&#39;aruf?</p></div>
<p>Ya Allah&#8230; sungguh, memang, semua yang ada di dunia ini sudah ditetapkan oleh-Mu, tidak seorang pun tahu bagaimana hasil usaha yang telah dia lakukan. Karena kita sebagai manusia hanya bisa berusaha, selebihnya ikhtiar semoga Allah memberikan yang terbaik untuk kita. Dan jika memang Allah berkehendak, akan dibukakan jalan untuk kita. Tapi jika memang Allah belum berkehendak, niscaya jalan menuju apa yang kita harapkan akan tetap tertutup. Semoga Allah memberikan ketetapan yang baik untuk kita semua.</p>
<p>Sungguh, kadang aku merasa heran. &#8220;Weleh&#8230; weleh&#8230; kok yo ngene to ceritane.&#8221; Jalan yang ditempuh oleh saudaraku ini sebenarnya tinggal selangkah. Ya.. sebenarnya kurang selangkah. Jika saja, dulu ada keberanian untuk maju selangkah dari apa yang direncanakan, tentu akan lain ceritanya. Qodarullah, dia belum diberikan jalan untuk bertemu dipersimpangan jalan. <span id="more-249"></span></p>
<p>Ini adalah cerita salah seorang teman yang sedang berproses. Berjuang mencari pasangan hidup yang siap diajak bareng-bareng membangun sebuah tatanan hidup bernama &#8220;Rumah Tangga&#8221;. Orang bilang <em>ta&#8217;aruf</em><sup><a href="#1">1</a></sup> kalau memang sudah pada tingkat &#8220;akan segera menikah&#8221;. Ya namanya saja mencari pasangan, tentu cari sana&#8230; cari sini&#8230; kalau sudah ada yang nyantol, diproses. Dilakukan proses ta&#8217;aruf. Tapi biasanya memang dipastikan dulu, yang sana sudah isi atau belum. Dalam arti pihak yang membuat &#8220;sang pencari pasangan hidup&#8221; kecantol iku sudah ada yang nembung belum. Kalau sudah, ya mundur teratur. Kalau belum, bolehlah dilanjut.</p>
<p>Kadang lucu juga mendengar cerita teman-teman soal hal yang satu ini. Ada kalanya mudah, ada kalanya susah. Ya hampir mirip ceritane si Azzam di KCB 2 iku <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/(lol).gif' alt='(lol)' class='wp-smiley' /> *baru selesai nonton tadi*. Dibalik semua itu aku senang melihat iklim islami ini, Alhamdulillah. Daripada teman-temanku harus menyandang muda-mudi yang suka &#8220;pacaran<sup><a title="Pacaran : PAkai CARA Nikah" href="#2">2</a></sup>&#8220;. Udah deh&#8230; kalau emang mau sama mau, suka sama suka.. <strong>NIKAH</strong> wae. Risih aku lihat pasangan sek ruk SAH mesra-mesraan! Parah meneh kalau pada akhirnya mereka akhirnya putus dan berganti dengan pasangan yang lain. <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/(doh).gif' alt='(doh)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>&#8220;Dadi selama iki, kalian pacaran ki ngge opo? Dolanan po piye? Ck ck ck ck, bener-bener heran. Mending jomblo wae wes&#8230; Silahkan bergabung ke IMMI<sup><a href="#3">3</a></sup> (<a href="http://www.plurk.com/p/162zmp">Ikatan Malam Minggu Ijen</a>) yang dibentuk oleh <a href="http://yudi.blog.uns.ac.id/2009/06/07/the-end-of-story-bener-ga-ya/">salah</a> <a href="http://mashendri.com/hacking-tools.html">seorang teman</a>&#8220;</p></blockquote>
<p>Lha kok malah curhat ki kepriwe. Tro tok tok tok tok&#8230;</p>
<p>Singkat cerita salah seorang teman ingin ta&#8217;aruf dengan seorang akhwat<span style="text-decoration: line-through;"> satu kantornya</span>. Diapun memulai prosesnya. Sayang, sang akhwat sepertinya sedang dalam posisi &#8220;pasang pagar betis&#8221;, menutup lamaran-lamaran yang datang. Mungkin ada alasan tersendiri. Atau mungkin sudah ada calon &#8220;bapaknya anak-anak&#8221; yang sudah nyantol di hatinya. Sehingga ditutuplah buat calon-calon yang lain. Who knows? Beberapa alternatif untuk mencari kejelasan pun sempat dilakukan untuk memperjuangkan sebuah langkah menuju ta&#8217;aruf. Kendala pun ada, networking yang masih terbatas membuat proses sedikit lamban. Ya tentu ndak sembarang kan prosesnya. Harus lewat jalur yang safe, gak boleh sembarangan. Harus dicari orang yang memang amanah dalam hal seperti ini. Ya itu&#8230; qodarullah belum diberikan jalan. Sampai akhirnya sang akhwat punya calon, temenku itu ndak dapat jalan masuk. Alias sudah telat.</p>
<p>Yagh begitulah suka dukanya. Sekalinya sudah cocok dengan satu calon, eh ternyata ada saja sebab musabab yang membuat proses akhirnya tidak bisa berlanjut. Bersyukurlah orang-orang yang sekali langsung jadi. Berarti Allah memudahkan jalan antum semua untuk segera menunaikan sunnah Rasul.</p>
<p>Dan ternyata apa? Selangkah yang aku maksud sebelumnya adalah.. jika saja temanku itu kenal dengan &#8220;temannya&#8221; si akhwat itu, tentu akan ada kemungkinan untuk bertemu di persimpangan jalan berwujud proses lebih lanjut. Ha ha ha&#8230; &#8220;Gayung bersambut, tapi telat, yo ra guno to yo&#8230;&#8221; Itulah perkataan yang bisa mengungkapkan kasus ini. Allah berkehendak lain untuk saudaraku yang satu ini.</p>
<p>Apapun itu, semua memang sudah ditetapkan oleh Allah. Kita semua hanya bisa berusaha. Berdo&#8217;a dan juga berikhtiar agar diberikan ketetapan yang baik. Jika memang jodoh, Insya Allah akan dipertemukan. Tapi jika belum jodoh, ya selayaknya kita bersabar. Mungkin Allah masih memberikan kelonggaran untuk kita agar bisa lebih mempersiapkan diri, lebih mantap lagi sebelum diberikan pasangan hidup. Pasangan yang Insya Allah dapat mengantarkan kita menuju Keluarga Sakinah Mawadah wa Rahmah.</p>
<p>Untuk saudaraku yang saat ini sudah punya calon bersyukurlah semoga Allah memberikan kemudahan menuju Akad Nikah. Jagalah adab-adabnya, karena kata <strong>SAH </strong>belum melekat dalam hubungan kalian. Bagi yang belum, bersabarlah. Persiapkan lagi, perbekalan apa yang sekiranya masih kurang. Belajar lagi sembari menunggu datangnya sang pujaan hati. Jangan lupa untuk tetap berusaha, berdo&#8217;a dan berikhtiar agar bisa disegerakan. Semoga Allah memberikan kemudahan untuk kita semua yang ingin menjalankan sunnah Rasul yang satu ini. Amin.</p>
<p>~ <a href="http://camagenta.web.id">Kuro</a>,<br />
<em><span style="text-decoration: line-through;">sebagai tulisan penutup sesi internet malam.</span></em></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<sup>1</sup><a name="1"></a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Taaruf">Sekilas Ta&#8217;aruf di Wikipedia</a><br />
<sup>2</sup><a name="2"></a> <a href="http://dindaagustriyana.wordpress.com/2010/01/06/pilih-ta%e2%80%99aruf-atau-pacaran-%e2%80%a6/">Pilih: Ta’aruf atau Pacaran …</a><br />
<sup>3</sup><a name="3"></a> <a href="http://www.facebook.com/group.php?v=info&amp;gid=67987353209">Grup IMMI di Facebook</a></p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=249&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/qodarullah-mereka-belum-diberikan-jalan.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Napak tilas kajian.org</title>
		<link>http://camagenta.web.id/napak-tilas-kajian-org.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/napak-tilas-kajian-org.log#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 11:09:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Google Calendar]]></category>
		<category><![CDATA[kajian]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[Rasa penasaran saya terhadap team dan teknologi di balik website kajian.org sudah lama saya pendam. Entah kenapa, saya sangat &#8220;kepincut&#8221; dengan keberadaannya. Website ini pertama kali aku kenal lewat alamat jadwal.kajian.org yang menyuguhkan jadwal kajian salaf di berbagai daerah di Indonesia. Beruntung hari ini saya mendapat titik cerah yang mengobati rasa penasaran saya.
Sampai detik ini, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rasa penasaran saya terhadap team dan teknologi di balik website <a href="http://kajian.org">kajian.org</a> sudah lama saya pendam. Entah kenapa, saya sangat &#8220;kepincut&#8221; dengan keberadaannya. Website ini pertama kali aku kenal lewat alamat <a href="http://jadwal.kajian.org">jadwal.kajian.org</a> yang menyuguhkan jadwal kajian salaf di berbagai daerah di Indonesia. Beruntung hari ini saya mendapat titik cerah yang mengobati rasa penasaran saya.</p>
<p>Sampai detik ini, website kajian.org masih under maintance. Artinya website tersebut -bisa jadi, dalam posisi sedang dikembangkan lebih lanjut atau memang admin mengofflinekan website tersebut karena alasan validitas data yang saat ini belum bisa diupdate lebih lanjut. Hal tersebut memang penting karena kebanyakan data yang disemai -disebarkan, di internet belum tentu benar validitasnya. Belum lagi masalah ralat kajian yang mungkin tidak sempat terpantau oleh team. Ya&#8230; harap maklum karena team kajian.org memang mengerjakan web tsb di luar rutinitas kerja semampunya.</p>
<p><img class="aligncenter" title="jadwal kajian.org" src="http://lh3.ggpht.com/_BPIgpAXDKxo/SzyCd11zZLI/AAAAAAAAB-o/wiJRvzp1lic/s400/screenshot-jadwal-kajian-2008.gif" alt="screenshoot jadwal kajian.org" width="400" height="284" /></p>
<p>Alhamdulillah masih ada yang membuat <em>screenshoot</em> web tsb. Jadi rasa kerinduan saya terhadap web tsb sedikit terobati. *halah*. Selain rekam jejak mengenai tampilan web, saya juga menemukan <a href="http://www.mail-archive.com/assunnah@yahoogroups.com/msg19700.html">kabar launching</a> web kajian.org yang <a href="http://groups.yahoo.com/group/assunnah/message/37463">dilakukan oleh Abu Izzah</a>. Beliaulah yang membangun web kajian.org bersama rekannya. Dalam pesan tersebut beliau menjelaskan maksud dibuatnya web tsb, yaitu karena banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang menanyakan terkait jadwal kajian salaf di <a href="http://groups.yahoo.com/group/assunnah">milis assunnah</a>.</p>
<p>Tercetuslah ide cemerlang untuk memberikan jalan tengah dalam menjawab pertanyaan tsb. Bersama rekannya beliau membuat resume kajian dengan memanfaatkan Google Calendar. Data awalnya didasarkan pada website <a href="jadwalkajian.wordpress.com">jadwalkajian.wordpress.com</a>. Saat saya cek, blog jadwalkajian di wordpress tsb juga sudah lama tidak diupdate. <a href="http://jadwalkajian.wordpress.com/2008/09/02/kajian-selama-ramadhon-gresik/">Terakhir update</a> bulan september tahun 2008 yang lalu.</p>
<p>Ulasan mengenai web kajian.org juga sempat dibuat di <a href="http://blog.assunnah.web.id/2008/03/12/situs-jadwal-kajian-salaf-di-indonesia-dan-sekitarnya/">blog.assunnah.web.id</a>. Selain mengenai asal muasal website kajian.org, juga disebutkan roadmap kajian.org yang sempat terekam di dunia maya <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<ul>
<li>Perbaikan terhadap beberapa “bug”</li>
<li>Melengkapi contact person kajian</li>
<li>Pencarian jadwal kajian</li>
<li>Advanced search</li>
<li>Tambah kajian oleh visitor (otomatis)</li>
<li>Update kajian oleh visitor (otomatis)</li>
<li>Lokasi kajian (menggunakan wiki)</li>
<li>Pengunjung dapat upload video kajian*</li>
<li>Pengunjung dapat upload rekaman kajian*</li>
</ul>
<p>Kurang lebih itulah sedikit napak tilas dari website kajian.org. Satu-satunya subdomain yang sempat saya temukan, dan masih aktif adalah <a href="http://berita.kajian.org/">berita.kajian.org</a> yang merupakan blog dari web tsb. Di sana baru ada 3 postingan. Pertama soal launching, kedua soal banner untuk sarana promosi dan yang ketiga soal widget yang bisa dipasang di blog para pengunjung.</p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=172&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/napak-tilas-kajian-org.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kajian di awal tahun 1431 Hijriah</title>
		<link>http://camagenta.web.id/kajian-di-awal-tahun-1431-hijriah.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/kajian-di-awal-tahun-1431-hijriah.log#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 07:10:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[kajian]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[unj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk terus tholabul ilmi di sela hiruk pikuknya Ibukota. Hari ini tepat 1 Muharrom 1431H, aQ dan mas arisss dapat mengikuti kajian Ust. Abu Qotadah di Masjid Nurul Fikri UNJ. Seperti biasa, info kajian memang selalu kami dapat dari internet. Kali ini, info datang dari mas ariss. Beliau emang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk terus tholabul ilmi di sela hiruk pikuknya Ibukota. Hari ini tepat 1 Muharrom 1431H, aQ dan mas arisss dapat mengikuti kajian Ust. Abu Qotadah di Masjid Nurul Fikri UNJ. Seperti biasa, info kajian memang selalu kami dapat dari internet. Kali ini, info datang dari mas ariss. Beliau emang selalu up2date kalo soal mencari ilmu. He he he.. Kemungkinan besar info kajian beliau dapat dari salah satu grup di facebook. Maklum, aQ sendiri memang lagi cuti dengan yang namanya facebook. *<em>sampai akhir tahun ini</em>*</p>
<p>Tema kajian kali ini adalah soal &#8220;Pemuda&#8221;.<br />
Ketika mendengar kata `pemuda`, presepsi kita akan mengarah kepada segolongan anak muda yang masih produktif, kuat dan mempunyai semangat yang sedang <em>on fire</em>. Masa-masa inilah yang menjadi masa emas bagi manusia. Dalam kehidupan nyata, seorang anak SMA, Mahasiswa atau sederajatlah yang bisa kita katakan pemuda. Hatta, kita yang sudah bekerja dengan umur sekitar 20an atau 30an tahun masih cocok disebut pemuda. Bisa dibayangkan potensi yang bisa dihasilkan oleh seorang pemuda.</p>
<p>Dalam kajian ini banyak diceritakan mengenai cerita para pemuda di jaman dahulu. Kurang lebih ada 5 kisah yang diceritakan. <span id="more-110"></span>Kisah soal gulam, kisah soal ashabul kahfi, kisah nabi ibrahim yang mengahancurkan patung-patung berhala, dan juga kisah nabi sulaiman. Akan puaaaaanjang sekali nek aku juga ikut menceritakan semua kisah yang sudah disampaikan oleh beliau. Sayangnya kisah-kisah seperti ini pada jaman sekarang sudah banyak hilang, kalah dengan banyak cerita-cerita heroik dari barat, oleh sinetron-sinetron yang bisa tayang sampai dengan 24 jam nonstop. Jadi rindu dengan pelajaran SKI (Syiar Keagamaan Islam) dulu pas SMP dulu.</p>
<p>Jika boleh disimpulkan, pemuda memiliki 3 golongan : 1) kelompok ahlu ibadah dan saja&#8217;ah, yaitu para pemuda yang mempunyai kemantapan dalam aqidah dan rajin beribadah, juga pemberani. 2) kelompok pemuda yang terlalaikan oleh dunia, yaitu mereka yang terperdaya dengan banyak fitnah yang ada di dunia. 3) kelompok pemuda yang bingung (mutakhayar), yaitu mereka yang bingung, tidak mempunyai pondasi yang kokoh sehingga terkadang mudah terpengaruh.</p>
<p>Adapun beberapa kiat yang harus dimiliki oleh seorang pemuda agar terlepas dari gelombang fitnah saat ini, adalah 1) Sohibu aqidah sohihah, yaitu mempunyai pemahaman aqidah yang benar sehingga kokohlah pondasi ke-Islam-annya. 2) Sohibu manhaj sohihi, yaitu mempunyai cara/jalan berpikir yang benar, sehingga dapat membedakan mana yang seharusnya diambil. 3) Sohibu ibadah, yaitu dengan rajin beribadah. 4) Sohibu saja&#8217;ah/keberanian dan nujulah/kejantanan, ya tentu&#8230; sebagai pemuda harus berani, jangan cuman diam <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/bigsmile.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Begitulah kurang lebih yang aQ tangkap dari kajian kali ini. Pesan terakhir yang aku ambil ketika sesi tanya jawab adalah agar kita <strong>senantiasa berkumpul dengan orang saleh</strong> agar tetap terus istiqomah dalam kesalehan. Ingat! lingkungan sangat mempengaruhi kepribadian seseorang. Adapun dengan berkumpul dengan orang-orang saleh, Insya Allah kita akan lebih condong kepada kebaikan. Juga, agar kita <strong>memperhatikan waktu yang kita miliki</strong>. Karena dengan memperhatikan waktu yang kita milikilah kita bisa melihat, apakah kita telah memanfaatkannya dengan baik atau tidak. Waktu adalah pedang! Tak akan berbalik waktu yang sudah kita lalui.  Oleh karena itulah, islam mengajarkan untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan meninggalkan segala sesuatau yang tidak bermanfaat. Semoga kita semua termasuk di dalamnya. Adapun jika belum (termasuk aQ, mungkin), dapat diberikan jalan oleh Allah untuk segera kembali ke jalan yang benar _^</p>
<p><span style="color: #ff0000;">~</span><span style="color: #ff0000;"><span style="color: #ff0000;"><a href="http://camagenta.web.id">abuahmar</a></span><br />
</span></p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=110&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/kajian-di-awal-tahun-1431-hijriah.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
