<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kuro! 3x &#187; Tips</title>
	<atom:link href="http://camagenta.web.id/tag/tips/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://camagenta.web.id</link>
	<description>Be Good by Doing Good</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 May 2010 01:31:27 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>[WP-Tips] Seberapa populerkah posting kita?</title>
		<link>http://camagenta.web.id/wp-tips-seberapa-populerkah-posting-kita.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/wp-tips-seberapa-populerkah-posting-kita.log#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 10:10:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika saya berkunjung ke blog salah satu teman bengawan, sebut saja namanya hasssan (adalah nama sesungguhnya). He3&#8230; Teman yang satu ini saya kenal sebagai salah satu pakar laptop di daerah Solo. Setiap hari dia bekerja sebagai seorang teknisi handal di salah satu sentra IT di Kota Solo. Sudah lama saya tak blogwalking ke rumah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu ketika saya berkunjung ke blog salah satu teman bengawan, sebut saja namanya <a href="http://www.hasssan.web.id/aku-dan-saya/">hasssan</a> (adalah nama sesungguhnya). He3&#8230; Teman yang satu ini saya kenal sebagai salah satu pakar laptop di daerah Solo. Setiap hari dia bekerja sebagai seorang teknisi handal di salah satu sentra IT di Kota Solo. Sudah lama saya tak blogwalking ke rumah beliau. Kebetulan hari ini saya sedang membenahi rumah saya ini. Hmmm&#8230; saya sedikit tertarik dengan angka dalam bentuk persen di akhir <a href="http://www.hasssan.web.id/2009/11/wordpress-2-9-tidak-kunjung-tiba/">postnya yang satu ini</a>.</p>
<blockquote><p>Popularity: 27% [<a href="http://alexking.org/projects/wordpress/popularity-contest">?</a>]</p></blockquote>
<p>Usut punya usut, ternyata nilai itu menunjukkan tingkat popularitas tulisan. Ketika saya klik tanda [?] yang ada sampingnya. Saya dihantarkan pada halaman pengembang plugin tsb. Adalah seorang Alexking yang mengembangkan plugin bernama &#8220;<a href="http://wordpress.org/extend/plugins/popularity-contest"><strong>Popularity Contest</strong></a>&#8220;. Disebutkan plugin ini akan memantau aktifitas yang ada di blog kita dan melakukan perhitungan seberapa besar tingkat popularitas sebuah halaman maupun tulisan.</p>
<p>Tingkat popularitas akan semakin meningkat jika page atau post yang ada di blog kita sering di akses. Kitapun bisa menentukan berapa nilai yang akan diberikan jika sebuah halaman atau posting kita dikenai sebuah event. Misal on permalinks views, home views, category views, tag views, comments, pingback, trackback dll. Semua itu bisa kita atur di halaman setting plugin. Secara default sudah ada nilai-nilai yang tertera di sana. Jika tak memiliki inisitif untuk melakukan kalkulasi secara mandiri, tinggalkan saja nilai defaultnya <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mau mencoba?<br />
Download saja pluginnya di <a href="http://downloads.wordpress.org/plugin/popularity-contest.2.0b2.zip">sini</a>. Good Luck!</p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=144&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/wp-tips-seberapa-populerkah-posting-kita.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[WP-Tips] Sembunyikan halaman dari list menu</title>
		<link>http://camagenta.web.id/wp-tips-sembunyikan-halaman-dari-list-menu.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/wp-tips-sembunyikan-halaman-dari-list-menu.log#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 10:10:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Terkadang kita perlu membuat banyak tulisan yang sifatnya tetap/statis. Misal, kita ingin membuat halaman list download yang akan kita update secara berkala, list teman, atau keperluan lain. Jika halaman yang kita buat terlalu banyak, hal ini akan sangat mengganggu. List menu yang tampil di website kita akan berjubel dan tidak nyaman di lihat.
Untuk mengakalinya, gunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terkadang kita perlu membuat banyak tulisan yang sifatnya tetap/statis. Misal, kita ingin membuat halaman list download yang akan kita update secara berkala, list teman, atau keperluan lain. Jika halaman yang kita buat terlalu banyak, hal ini akan sangat mengganggu. List menu yang tampil di website kita akan berjubel dan tidak nyaman di lihat.</p>
<p>Untuk mengakalinya, gunakan plugins &#8220;<a href="http://wordpress.org/extend/plugins/exclude-pages" target="_blank"><strong>Exclude Pages</strong></a>&#8220;. Plugin ini nantinya akan memberikan opsi kepada kita apakah akan memunculkan halaman yang kita punya dalam list menu atau tidak. Opsi pilihan tsb akan tampil di bagian edit pages bagian kanan bawah. Jika kita menghilangkan tanda centang di opsi ini, halaman yang kita buat tidak akan tampil di menu.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 243px"><img title="worpress exclude pages" src="http://lh4.ggpht.com/_BPIgpAXDKxo/SzLgoItNhsI/AAAAAAAAB98/hM7YCYkO4qA/exclude_page.png" alt="worpress exclude pages" width="233" height="351" /><p class="wp-caption-text">worpress exclude pages</p></div>
<p>Instalasinya cukup mudah. Jadi ndak perlu aku jelaskan. Tinggal upload, aktifkan dan siap digunakan. Salah satu contoh yang sudah aku buat di website ini adalah halaman Statistik yang aku sembunyikan dari list menu. <a href="http://camagenta.web.id/stats">Cekidot!</a></p>
<p><em>* Tips ini aku ketahui pada salah satu sesi diskusi di <a href="http://bengawan.org">komunitas blogger bengawan</a>.<br />
** Screenshoot credit by <a href="http://dorkage.net">http://dorkage.net</a></em></p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=134&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/wp-tips-sembunyikan-halaman-dari-list-menu.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tidur pagi pasti ada sebabnya</title>
		<link>http://camagenta.web.id/tidur-pagi-pasti-ada-sebabnya.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/tidur-pagi-pasti-ada-sebabnya.log#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 00:34:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[It's Me]]></category>
		<category><![CDATA[Managemen]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, pagi ini aku ndak tergoda dengan godaan kasur empuk dan bantal guling yang ngawe-awe. Huft, biasanya selepas solat subuh dan qiro&#8217;ah atau baca dzikir pagi, sering tergoda untuk menambah jatah -istilahku untuk tidur pagi. He&#8230; he&#8230; kebiasaan buruk. Tapi ya itu, karena memang sudah terbiasa sebelumnya, jadi menjadi hal yang wajar jika suatu ketika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, pagi ini aku ndak tergoda dengan godaan kasur empuk dan bantal guling yang ngawe-awe. Huft, biasanya selepas solat subuh dan qiro&#8217;ah atau baca dzikir pagi, sering tergoda untuk menambah jatah -istilahku untuk tidur pagi. He&#8230; he&#8230; kebiasaan buruk. Tapi ya itu, karena memang sudah terbiasa sebelumnya, jadi menjadi hal yang wajar jika suatu ketika akhirnya tidur pagi.</p>
<p>Hari ini, Alhamdulillah dipertemukan dengan bahasan soal tidur pagi via wall post &#8220;<em><a href="http://www.facebook.com/pengusahamuslim">Komunitas Pengusaha Mulsim</a></em>&#8221; di fb. Setelah aku telusuri, ternyata bahasan yang disampaikan oleh <a href="http://rumaysho.com"><strong>Muhammad Abduh Tuasikal</strong></a>, berseri. Nagh, mari kita tengok dulu apa sebenarnya sebab tidur pagi. Bisa jadi diantaranya menjadi sebab dalam diriku, dirimu atau diri kita semua.</p>
<p>[01]  <strong>Tidak Shalat Malam</strong><br />
Telah dijelaskan dalam sebuah hadits :</p>
<p>&#8220;Setan membuat tiga ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) salah seorang dari kalian ketika tidur. Di setiap ikatan setan akan mengatakan, &#8220;Malam masih panjang, tidurlah!&#8221;. Jika dia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika dia berwudhu, lepas lagi satu ikatan. Kemudian jika dia mengerjakan sholat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, dia tidak ceria dan menjadi malas.&#8221; (HR. Bukhari no. 1142 dan Muslim no. 776)</p>
<p>Insya Allah dengan membiasakan diri dengan shalat malam, akan membuat kita lebih bersemangat dan berseri di pagi hari.</p>
<p>[02] <strong>Sering Bergadang</strong><br />
Hal ini yang paling sering menjadi sebab. Beberapa dari kita baik tua, muda banyak yang melakukan hal tsb -termasuk diriku dalam beberapa waktu. Tanpa di sadari, akhirnya jam biologis kita berputar, yang harusnya tidur kita malah terjaga. Dan dikala harusnya mulai terjaga, kita malah tidur. Padahal dalam sebuah hadist disebuatkan :</p>
<p>“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat Isya&#8217; dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari no. 568)</p>
<p>Oleh karena itu, kebiasaan bergadang. Sebaiknya sedikit banyak dikurangi. Ingat kata bang Roma, &#8220;Bedagang jangan begadang, bergadang boleh saja&#8230;. asal ada perlunya&#8221;. Lebih baik mengawalkan tidur malam, sehingga cukup waktu istirahat kita. Juga dapat melaksanakan shalat malam seperti point pertama di atas.</p>
<p>[03] <strong>Terpengaruh dengan teman yang punya kebiasaan tidur pagi</strong><br />
Pengaruh teman dan orang-orang di sekitar memang paling kental. Kebiasaan-kebiasaan lingkungan yang ada, bisa saja mengintervensi kebiasaan yang sebelumnya sudah terbentuk dalam diri kita. Oleh karena itu, kita juga harus pintar-pintar memilih teman. Ingatlah, jika kita berteman dengan pandai besi, maka kita tak jauh daripadanya. Kotor dan bau besi. Tetapi ketika kita dekat dengan pedagang minyak wangi, maka kita juga ikut harum <img src='http://camagenta.web.id/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/bigsmile.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>[04] <strong>Faktor Kebiasaan</strong><br />
Hal yang lain, tak lain dan tak bukan karena kabiasaan yang ada dalam pribadi kita. Sudah menjadi kebiasaan selepas subuh, kita kembali menghampiri kasur dan bantal sampai datang waktu kita harus berangkat kuliah atau kerja. Padahal, waktu-waktu pagi adalah waktu yang baik untuk mengulang untuk pelajar dan berdagang untuk para pekerja. Karena ada keberkahan yang Allah berikan di pagi hari untuk hamba-hamba-Nya</p>
<p>Hayuk mari, kita coba koreksi lagi diri kita. Sebisa mungkin menjadi pribadi yang manfaat. Tidak menyia-nyiakan waktu baik berlalu bergitu saja. Semoga kita selalu mendapat keberkahan pagi hari. Amin.</p>
<p>* tulisan ini di edit seperlunya dari tulisan aslinya</p>
<p>Penulis : Muhammad Abduh Tuasikal<br />
Edited : Kurnia Adhiwibowo<br />
Sumber : http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/522-tidur-pagi-pasti-ada-sebabnya.html</p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=84&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/tidur-pagi-pasti-ada-sebabnya.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shutdown ubuntu lewat console</title>
		<link>http://camagenta.web.id/shutdown-ubuntu-lewat-console.log</link>
		<comments>http://camagenta.web.id/shutdown-ubuntu-lewat-console.log#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 19:35:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kuro!</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://camagenta.web.id/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita terbiasa dengan windows, biasanya kita akan melakukan suatu hal lewat GUI. Lewat tampilan yang langsung bisa kita klak dan klik menggunakan mouse kita. Di linux, kita punya dua opsi. yaitu menggunakan opsi GUI.Cara ini seperti yang sudah biasa kita lakukan di windows. Klik start > Quit > Kemudian pilih shutdown.

Opsi kedua, kita bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kita terbiasa dengan windows, biasanya kita akan melakukan suatu hal lewat GUI. Lewat tampilan yang langsung bisa kita klak dan klik menggunakan mouse kita. Di linux, kita punya dua opsi. yaitu menggunakan opsi GUI.Cara ini seperti yang sudah biasa kita lakukan di windows. Klik start > Quit > Kemudian pilih shutdown.</p>
<p><img alt="" src="http://lh6.ggpht.com/_eal4Juw3msk/SQuVYiCcWVI/AAAAAAAAAPY/vP_UOA5nRa0/s400/shutdown.jpg" title="Shutdown" class="aligncenter" width="400" height="256" /></p>
<p>Opsi kedua, kita bisa menggunakan console. Masuk ke terminal (Seperti DOS Win) dan kemudian ketikkan perintah</p>
<blockquote><p>kurniaadhiwibowo@KA!PC:~$ sudo shutdown<br />
atau<br />
kurniaadhiwibowo@KA!PC:~$ sudo init 0</p></blockquote>
<p>Perintah di atas harus dijalankan dengan user root.</p>
<img src="http://camagenta.web.id/?ak_action=api_record_view&id=5&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://camagenta.web.id/shutdown-ubuntu-lewat-console.log/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
